Selama bulan-bulan musim dingin yang dingin, pemilik kendaraan listrik sering menghadapi tantangan: pemanasan di dalam mobil. Tidak seperti kendaraan bertenaga bensin, yang dapat memanfaatkan panas sisa dari mesin untuk memanaskan kabin, kendaraan listrik membutuhkan perangkat pemanas tambahan. Metode pemanasan tradisional tidak efisien atau mengonsumsi energi berlebihan, yang secara signifikan memengaruhi jarak tempuh kendaraan. Jadi, apakah ada solusi yang memberikan pemanasan cepat dan efisiensi energi? Jawabannya terletak pada...Pemanas air PTC tegangan tinggi.
PTC adalah singkatan dari Positive Temperature Coefficient (PTC), yang berarti termistor dengan koefisien suhu positif (PTC).Pemanas cairan pendingin PTC tegangan tinggiMemanfaatkan karakteristik termistor PTC, yang beroperasi pada tegangan tinggi untuk secara efisien mengubah energi listrik menjadi panas, sehingga memanaskan cairan pendingin. Prinsip kerja dariPemanas air PTCPrinsip ini didasarkan pada fakta bahwa resistansi termistor PTC meningkat seiring dengan kenaikan suhu. Ketika arus mengalir melalui termistor PTC, termistor tersebut memanas. Seiring dengan kenaikan suhu, resistansi meningkat, dan arus menurun, sehingga tercapai pembatasan suhu otomatis, yang menjamin keamanan dan efisiensi energi.
Pada kendaraan listrik murni energi baru, tegangan tinggi yang dihasilkan dari baterai kendaraan dialirkan ke pemanas PTC. Arus mengalir melalui elemen termistor PTC, memanaskannya dengan cepat, yang kemudian memanaskan cairan pendingin yang mengalir melaluinya. Cairan pendingin yang telah dipanaskan ini kemudian diangkut melalui filter air dan pompa ke tangki pemanas kendaraan. Pemanas kemudian beroperasi, meniupkan panas dari tangki pemanas ke dalam kabin, dengan cepat meningkatkan suhu interior. Sebagian cairan pendingin juga dapat digunakan untuk memanaskan paket baterai terlebih dahulu, memastikan kinerja optimal bahkan di lingkungan bersuhu rendah.
Waktu posting: 18 Agustus 2025