Selamat datang di Hebei Nanfeng!

Tinjauan Penelitian tentang Sistem Manajemen Energi Baterai (BTMS) pada Kendaraan Energi Baru

1. Gambaran umum manajemen termal kokpit (pendingin udara otomotif)

Sistem pendingin udara merupakan kunci manajemen termal mobil. Baik pengemudi maupun penumpang menginginkan kenyamanan di dalam mobil. Fungsi penting dari pendingin udara mobil adalah untuk membuat ruang penumpang mencapai kenyamanan berkendara dengan menyesuaikan suhu, kelembapan, dan kecepatan angin di dalam ruang penumpang mobil, serta lingkungan berkendara. Prinsip pendingin udara mobil pada umumnya adalah mendinginkan atau memanaskan suhu di dalam mobil melalui prinsip termofisika penyerapan panas evaporatif dan pelepasan panas kondensasi. Ketika suhu luar rendah, udara hangat dapat dialirkan ke kabin sehingga pengemudi dan penumpang tidak merasa kedinginan; ketika suhu luar tinggi, udara bersuhu rendah dapat dialirkan ke kabin agar pengemudi dan penumpang merasa lebih sejuk. Oleh karena itu, pendingin udara mobil memainkan peran yang sangat penting dalam pendinginan udara di dalam mobil dan kenyamanan penumpang.

1.1 Sistem pendingin udara kendaraan energi baru dan prinsip kerjanya
Karena perangkat penggerak kendaraan energi baru dan kendaraan berbahan bakar tradisional berbeda, kompresor AC kendaraan berbahan bakar digerakkan oleh mesin, sedangkan kompresor AC kendaraan energi baru digerakkan oleh motor, sehingga kompresor AC pada kendaraan energi baru tidak dapat digerakkan oleh mesin. Kompresor listrik digunakan untuk memampatkan refrigeran. Prinsip dasar kendaraan energi baru sama dengan kendaraan berbahan bakar tradisional. Prinsip ini menggunakan kondensasi untuk melepaskan panas dan penguapan untuk menyerap panas guna mendinginkan ruang penumpang. Satu-satunya perbedaan adalah kompresor diganti dengan kompresor listrik. Saat ini, kompresor tipe scroll terutama digunakan untuk memampatkan refrigeran.

1) Sistem pemanas semikonduktor: Pemanas semikonduktor digunakan untuk pendinginan dan pemanasan dengan elemen dan terminal semikonduktor. Dalam sistem ini, termokopel adalah komponen dasar untuk pendinginan dan pemanasan. Hubungkan dua perangkat semikonduktor untuk membentuk termokopel, dan setelah arus searah dialirkan, panas dan perbedaan suhu akan dihasilkan pada antarmuka untuk memanaskan bagian dalam kabin. Keuntungan utama pemanasan semikonduktor adalah dapat memanaskan kabin dengan cepat. Kerugian utamanya adalah pemanasan semikonduktor mengkonsumsi banyak listrik. Untuk kendaraan energi baru yang perlu mengejar efisiensi bahan bakar, kerugian ini sangat fatal. Oleh karena itu, sistem ini tidak dapat memenuhi persyaratan penghematan energi AC untuk kendaraan energi baru. Oleh karena itu, penelitian tentang metode pemanasan semikonduktor dan perancangan metode pemanasan semikonduktor yang efisien dan hemat energi juga sangat diperlukan.

2) Koefisien Suhu PositifPemanas udara (PTC)Komponen utama PTC adalah termistor, yang dipanaskan oleh kawat pemanas listrik dan merupakan perangkat yang secara langsung mengubah energi listrik menjadi energi panas. Sistem pemanas udara PTC mengubah inti udara hangat kendaraan berbahan bakar tradisional menjadi pemanas udara PTC, menggunakan kipas untuk menggerakkan udara luar yang akan dipanaskan melalui pemanas PTC, dan mengirimkan udara panas ke bagian dalam kompartemen untuk memanaskan kompartemen. Sistem ini langsung mengkonsumsi listrik, sehingga konsumsi energi kendaraan energi baru relatif besar ketika pemanas dinyalakan.

3) Pemanas air PTC:Pemanas cairan pendingin PTCSeperti halnya pemanas udara PTC, sistem ini menghasilkan panas melalui konsumsi listrik, tetapi sistem pemanas cairan pendingin pertama-tama memanaskan cairan pendingin dengan PTC, memanaskannya hingga suhu tertentu, dan kemudian memompa cairan pendingin ke inti udara hangat. Di inti udara hangat tersebut, terjadi pertukaran panas dengan udara sekitarnya, dan kipas mengirimkan udara panas ke dalam kompartemen untuk memanaskan kabin. Kemudian air pendingin dipanaskan oleh PTC dan dialirkan secara bolak-balik. Sistem pemanas ini lebih andal dan aman daripada pendingin udara PTC.

4) Sistem pendingin udara pompa panas: Prinsip sistem pendingin udara pompa panas sama dengan sistem pendingin udara otomotif tradisional, tetapi pendingin udara pompa panas dapat mewujudkan konversi pemanasan dan pendinginan kabin.

6
pemanas pendingin PTC 1
pemanas air PTC 1
pemanas cairan pendingin 2
pemanas tegangan tinggi otomotif
Pemanas PTC 01

2. Gambaran umum manajemen termal sistem tenaga

ItuBTMSManajemen termal sistem tenaga otomotif terbagi menjadi manajemen termal sistem tenaga kendaraan berbahan bakar tradisional dan manajemen termal sistem tenaga kendaraan energi baru. Saat ini, manajemen termal sistem tenaga kendaraan berbahan bakar tradisional sudah sangat matang. Kendaraan berbahan bakar tradisional ditenagai oleh mesin, sehingga manajemen termal mesin menjadi fokus manajemen termal otomotif tradisional. Manajemen termal mesin terutama meliputi sistem pendingin mesin. Lebih dari 30% panas dalam sistem mobil perlu dilepaskan oleh sirkuit pendingin mesin untuk mencegah mesin terlalu panas dalam kondisi beban tinggi. Cairan pendingin mesin digunakan untuk memanaskan kabin.

Pembangkit tenaga kendaraan berbahan bakar tradisional terdiri dari mesin dan transmisi, sedangkan kendaraan energi baru terdiri dari baterai, motor, dan kontrol elektronik. Metode manajemen termal keduanya telah mengalami perubahan besar. Baterai daya kendaraan energi baru memiliki kisaran suhu kerja normal 25-40 ℃. Oleh karena itu, manajemen termal baterai membutuhkan upaya untuk menjaga agar baterai tetap hangat dan membuang panasnya. Pada saat yang sama, suhu motor tidak boleh terlalu tinggi. Jika suhu motor terlalu tinggi, hal itu akan memengaruhi masa pakai motor. Oleh karena itu, motor juga perlu mengambil langkah-langkah pembuangan panas yang diperlukan selama penggunaan.


Waktu posting: 09-Agustus-2024